Sinopsis Drama Korea Special Labor Inspector Jo

Special Labor Inspector Jo
  • Judul Asli: 특별근로감독관 조장풍
  • Judul Lain: Teukbyeolgeunrogamdokgwan jojangpung , Special Labor Inspector Jo Jang Poong , Special Labor Inspection Team , Special Labor Inspector , Special Labor Inspector, Mr. Jo
  • Screenwriters: Kim Ban Di
  • Directors: Park Won Gook
  • Genre: Action, Business, Comedy, Drama
  • Drama: Special Labor Inspector Jo
  • Negara: Korea Selatan
  • Jumlah Episodes: 32 Episode
  • Ditayangkan: Apr 8, 2019 – May 28, 2019
  • Jadwal Tayang: Monday, Tuesday
  • Original Channel: MBC
  • Duration: 35 min.
  • Rating: 15+ – Teens 15 or older

Tentang
Special Labor Inspector, Mr. Jo adalah sebuah drama tentang orang-orang biasa yang bertarung melawan mereka yang memiliki kekuasaan (horang kaya). Penyalahgunaan kekuasaan telah menjadi salah satu masalah sosial yang serius saat ini, dan drama ini menunjukkan serangkaian episode terkait yang mungkin dialami pemirsa secara langsung atau tidak langsung dalam kehidupan sehari-hari mereka. Sehingga pemirsa dapat menghubungkan diri mereka dengan karakter serta cerita. Inspektur Tenaga Kerja Khusus, Mr. Jo menggambarkan bagaimana mereka yang menikmati perjalanan kekuatan menyalahgunakan hak mereka yang lemah, dan pada saat yang sama, drama ini menghadirkan sensasi dengan menunjukkan bagaimana Inspektur Tenaga Kerja Khusus Jo Jin Gab, karakter utama, membantu para pertarungan yang lemah dan membawa mereka yang menyalahgunakan kekuasaan mereka ke pengadilan. Mari kita cari tahu bagaimana Jo Jin Gab, temannya Cheon Duk Gu, dan Detektif Joo Mi Ran akan bertarung melawan penyalahgunaan kekuasaan demi kebaikan orang-orang lemah di Inspektur Buruh Khusus, Pak Jo.
Sinopsis
Episode 1: Setelah melalui banyak percobaan dan kegagalan, Jin Gab akhirnya berhasil menjadi pengawas tenaga kerja di Kementerian Ketenagakerjaan. Salah satu tugasnya adalah mengurus komplain dari manajemen dan juga tenaga kerja. Saat mulai muak akan pekerjaannya, dia tidak sengaja bertemu dengan Seon Woo yang pernah menjadi muridnya.

Episode 2: Jin Gab menyarankan timnya harus memulai investigasi pada Transportasi Sangdo dan pemilik asli perusahaan itu, Koo Dae Gil. Namun, Ji Man, supervisor Jin Gab, menolak permohonan investigasi itu. Sementara, Seon Woo mendatangi Dae Gil dan meminta gajinya yang terlambat dibayar.

Episode 3: Jin Gab akhirnya bertemu kembali dengan Duk Gu setelah sekian lama. Duk Gu dan Jin Gab mengingat kejadian yang mereka alami sebagai guru dan murid zaman dahulu. Jin Gab menyarankan Duk Gu untuk bergabung dengannya dan menginvestigasi Dae Gil beserta perusahaannya. Sementara itu, Dae Gil mengetahui Ji Man mengizinkan Jin Gab melanjutkan investigasi pada perusahaannya.

Episode 4: Jin Gab menyadari salah satu koleganya membantu Dae Gil demi uang. Sebelum melakukan pemeriksaan pada salah satu cabang perusahaan Dae Gil, Jin Gab sengaja menyingkap informasi menyesatkan agar Dae Gil dan bawahannya bingung. Selain itu, dengan bantuan Duk Gu, Jin Gab menemukan sesuatu yang aneh pada laporan keuangan perusahaan Dae Gil.

Episode 5: Karena terjadi pertengkaran fisik dengan para bawahan Dae Gil, Jin Gab ditangkap dan diinterogasi oleh polisi. Lalu, Ji Man pun datang dan membereskan masalah Jin Gab. Sementara itu, Duk Gu dan Nona Oh menunggu Dae Gil masuk ke kamar hotel yang telah dipasangi kamera tersembunyi, tapi mereka malah melihat wanita misterius masuk ke sana.

Episode 6: Dae Gil mengancam Jaksa Kim agar dia membatalkan surat perintah yang diminta Jin Gab. Setelah mengetahui surat perintahnya dibatalkan, Jin Gab marah dan mengkritik Jaksa Kim. Sementara itu, Jin Gab mengetahui bahwa Sangdo Express menawarkan membayar gaji yang menunggak kepada Seon Woo sebagai ganti pencabutan tuntutannya.

Episode 7: Karena operasi suspensi bis Sangdo Express, orang-orang mulai mengalami hal tidak nyaman. Jin Gab diinterogasi oleh para atasan soal apakah suspensi itu berdasarkan hukum dan diperlukan. Sementara itu, Duk Gu bertemu dengan alumni SMA-nya, Tae Soo, yang sering memanipulasi dan melukai siswa lain untuk mendapatkan keinginannya.

Episode 8: Dae Bok berpikir Dae Gil akan memutuskan hubungan dengannya setelah menyalahkan semua hal kepadanya. Dae Bok memberi tahu Jin Gab soal kotak deposito Dae Gil di bank dan berkata dia akan membantu Jin Gab mulai sekarang. Sementara itu, Duk Gu berpapasan dengan Do Ha yang membereskan masalah Tae Soo sejak SMA. Dan Duk Gu tidak sengaja mendengar Do Ha berbicara di telepon dengan seseorang.

Episode 9: Tae Soo masuk berita TV atas kasus penyalahgunaan kekuasaannya sebagai wakil presdir Grup Myeongseong pada sekretaris wanita. Agar sekretaris itu tidak berhenti, Do Ha berada dalam posisi sulit. Sementara itu, Jin Gab mendapatkan kasus baru. Selagi menyelidiki semua kasus itu, dia menemukan siapa orang di balik Sangdo Express.

Episode 10: Tae Soo membuat Seon Woo bekerja untuknya. Karena melakukan satu kesalahan, Tae Soo mulai menendangi Seon Woo. Saat itulah, Duk Gu muncul dan Tae Soo menyuruh Duk Gu memukuli Seon Woo seperti saat mereka masih SMA. Sementara itu, Eun Mi pingsan dan dibawa ke rumah sakit. Jin Gab merasa bosnya Eun Mi melakukan sesuatu kepadanya.

Episode 11: Jin Gab terus menyelidiki kasusnya Eun Mi. Perusahannya terus menyatakan mereka tidak bertanggung jawab atas pingsannya Eun Mi karena tidak ada kontrak pegawai. Hal ini membuat Jin Gab makin bertekad untuk membuktikan hubungan manajemen dan tenaga kerja mereka. Dia pun bekerja sama dengan Duk Gu dan anak buahnya untuk mencari bukti.

Episode 12: Ji Man menolak penyelidikan Jin Gab dan Jin Gab masih belum tahu cara mengambil kontrak pegawai antara Eun Mi dan Teknologi Informasi Bobae. Lalu, Seon Woo pun mencetuskan sebuah ide. Jin Gab dan Duk Gu berencana mengambil kontrak sesuai dengan ide itu. Sementara itu, Mi Ran mencari tahu soal agensi detektif Duk Gu.

Episode 13: Jin Gab meminta surat perintah penggeledahan dan penyitaan untuk TS Technologies, tapi Jaksa Kim malah mengulur waktu. Do Ha juga menyembunyikan semua dokumen soal kesalahan perusahaannya. Sementara itu, Tae Soo menyuruh Byung Jin untuk mencari tahu siapa pelapor pelanggarannya. Namun, Byung Jin gagal menemukannya dan Tae Soo mulai menghinanya.

Episode 14: Duk Gu dan para pegawainya mencoba menemukan sesuatu yang dianggap sebagai kelemahan terbesar Tae Soo. Sementara itu, Tae Soo mengakhiri kontrak dengan perusahaan Byung Jin. Rumor soal Byung Jin bunuh diri pun mulai menyebar. Jin Gab pergi ke rumah Byung Jin untuk menyelamatkannya dan menemukan hal penting di sana.

Episode 15: Jo Jin Gab bersepakat dengan Jaksa Kim untuk mencari tahu alasan uang mengalir ke TS Technologies. Namun, saat dia memulai investigasinya, tidak ada yang mengaku. Sementara itu, polisi menggeledah kantor Duk Gu dan memakai Duk Gu sebagai umpan terhadap Jo Jin Gab.

Episode 16: Karena melalaikan tugas, Jo Jin Ga diperintahkan untuk menunda invetigasinya terhadap TS Technologies dan diskors selama satu bulan dan potong gaji selama tiga bulan. Sebagai balasannya, dia memasang rangkaian video di acara pernikahan Yang Tae Soo dan membuat semua orang kaget. Tidak lama setelahnya, Jo Jin Ga muncul dengan orang yang sangat tidak terduga di acara pernikahan itu.

Episode 17: Tae Soo dipenjara. Seo Ra mengetahui Jin Gab-lah yang bertugas atas penyelidikan terhadap TS Technologies dan putranya. Dia menerobos masuk ke ruangan Ji Man dan menampar wajahnya. Sementara itu, Jin Gab mulai memeriksa Rumah Sakit Myeongseong atas permintaan salah satu pegawai mereka. Tapi dia pun dihadapkan dengan kenangan yang tidak mau dia ingat lagi.

Episode 18: Atas permintaan Seo Ra, Ji Man pun memindahkan Jin Gab ke cabang lain. Jin Gab kesulitan beradaptasi di tempat barunya. Sementara itu, sang pelapor pelanggaran yang mencoba memberi tahu Jin Gab soal kesalahan di Rumah Sakit Myeongseong ditemukan tewas di lokasi konstruksi. Jin Gab tidak sengaja bertemu dengan istri sang pelapor dan mendengarkan ceritanya.

Episode 19: Selagi menyetir, sebuah mobil van menabrak mobil Jin Gab. Dia terluka, serta kalah jumlah dari Koo Dae Gil dan preman-premannya. Untungnya, Jin Gab mendapat bantuan dan berhasil mengalahkan para preman itu. Setelahnya, Jin Gab pergi ke rumah sakit, tapi melihat pasien yang tidak terduga. Karena penyergapan telah gagal, Myeongseong memikirkan rencana lain untuk menyingkirkan Jin Gab.

Episode 20: Karena gagal menyingkirkan Jin Gab dengan kekerasan, Seo Ra pun mengubah taktiknya dan berencana membuat Jin Gab dipecat karena menerima suap. Sementara itu, Jin Gab berkeliaran ke sana kemari untuk mencari saksi dan mencoba meminta PTK menginvestigasi lokasi konstruksi. Meski semua orang menolak membantu, Jin Gab bertemu dengan orang yang mengaku melihat kecelakaan itu.

Episode 21: Seo Ra dikritik banyak orang karena bermain golf di lapangan padahal dia sedang mendapat jaminan sakit. Suaminya, In Tae, marah kepada Seo Ra dan Tae Soo karena sudah menyebabkan masalah. Sementara itu, Jin Gab menemukan rekaman CCTV yang merekam Chang Kyu pada hari kematiannya. Di video itu, tampak Chang Kyu pingsan di lokasi konstruksi.

Episode 22: Dae Gil berencana menjebak Jin Gab dan dia menyuap Duk Gu agar mengirim Jin Gab ke gudang barang lokasi konstruksi. Sementara itu, Do Ha menawarkan banyak uang kepada istrinya Chang Kyu dan memintanya tidak mengajukan persidangan ulang. Istri Chang Kyu pun memberi tahu Jin Gab dia mempertimbangkan untuk mencabut tuntutannya.

Episode 23: Jin Gab dan Duk Gu masuk ke Bangsal VIP, di sana mereka menemukan ruangan rahasia Seo Ra. Mereka menemukan bukti yang bisa dipakai melawan Seo Ra dan menyalin semua data. Dengan bukti yang baru didapatkan itu, Jin Gab menuju kantor kejaksaan, tapi malah mendapat jawaban tidak terduga.

Episode 24: Orang-orang suruhan Seo Ra menerobos masuk ke markasnya Duk Gu dan mengambil kembali semua bukti untuk melawan Seo Ra. Duk Gu pun bersumpah akan membalas dendam dan merencanakan sesuatu. Sementara itu, Jin Gab menghadri persidangan ulang untuk kasus kecelakaan industri. Selama persidangan itu, dia memanggil seorang saksi yang bisa membalikkan keadaan.

Episode 25: Jin Gab mengetahui bahwa kantor kampanye Anggota Kongres Yang In Tae jelas-jelas tidak membayar para pekerja paruh waktu mereka. Dia juga menyadari bahwa selama ini ayahnya bekerja di pabrik dengan lingkungan menyedihkan milik Perusahaan Seongang yang ternyata kepunyaan Yang In Tae. Jin Gab pun menyarankan timnya menyelidiki kantor kampanye dan pabriknya sekaligus.

Episode 26: Dong Young menemukan kartu memori berisi video CCTV yang merekam In Tae di lokasi konstruksi. Setelah menonton video itu, dia segera meminta Jin Gab untuk datang ke lokasi. Sampai Jin Gab tiba, Dong Young mencoba menyimpannya, tapi Dae Gil dan In Tae datang lebih dahulu untuk merampasnya.

Episode 27: Dengan surat perintah penggeledahan dan penyitaan, Jin Gan dan timnya memeriksa pabrik Seongang. Mereka menemukan beberapa pelanggaran dan menangguhkan operasi pabrik untuk sementara. Demi menyelamatkan muka, In Tae dan Do Ha memerintahkan Dae Gil untuk menyelundupkan buku besar yang bisa dipakai untuk melawan Jin Gab dan kawan-kawan. Jin Gab bisa merasakan adanya tipu daya dan mempersiapkan rencana sendiri.

Episode 28: Dengan informasi yang bocor, Dae Gil pun berhasil membawa kabur buku besar dari pabrik Seongang. Terlebih lagi, Do Ha mengancam dan merampas artikel lain yang telah disita oleh Jin Gab dan timnya di pabrik. Karena buku besar dan bukti lainnya dirampas, Jin Gab perlu mencari solusi lain untuk membalas In Tae dan Do Ha.

Episode 29: Setelah mengetahui tentang reservoir di basemen Gedung Sangdo, Jin Gab dan Duk Gu berencana untuk menyelinap dan mengambil dokumen tentang korupsi Seongang. Mereka berhasil masuk ke reservoir, tapi alarm tiba-tiba berbunyi. Sementara itu, Dae Gil mengetahui bahwa putranya bekerja di pabrik milik Seongang.

Episode 30: Dae Gil mengatakan akan terus bekerja untuk In Tae bahkan setelah putranya hampir meninggal di pabrik milik In Tae. Namun, Dae Gil diam-diam memberi tahu Jin Gab apa yang direncanakan In Tae. Sementara itu, Jin Chul memberi tahu Do Ha fakta di balik kematian ayah Do Ha, dan ini membuat Do Ha berubah pikiran.

Episode 31: Dengan hanya tiga hari tersisa sampai hari pemilihan, Jin Gab dan Duk Gu akan mencoba membuat rencana yang lebih baik untuk mencegah In Tae terpilih sebagai gubernur. Namun, Do Ha mengatakan bahwa mungkin lebih baik membiarkan saja dia terpilih untuk saat ini. Dan, terlepas dari skandal itu, In Tae terpilih sebagai gubernur.

Episode 32: Jin Gab mengetahui bahwa In Tae telah mulai menjual propertinya dan berencana untuk melarikan diri ke luar negeri. Untuk menghentikan In Tae meninggalkan negara sebelum dijatuhi hukuman, Ji Ran melarang In Tae meninggalkan negara atas permintaan Jin Gab. Dan mereka berangkat ke bandara bersama. Namun, In Tae tidak sedang di bandara, melainkan duduk santai di tepi sungai.

~ Tamat ~

Nonton Original
[button color=”red” size=”medium” link=”https://www.viu.com/ott/id/id/all/playlist-special_labor_inspector_jo_jang_poong-playlist-25920877″ icon=”” target=”false” nofollow=”false”]Viu Indonesia[/button] [button color=”red” size=”medium” link=”https://www.viki.com/tv/36450c-special-labor-inspector-mr-jo?locale=en” icon=”” target=”false” nofollow=”false”]Rakuten Viki[/button]

DOWNLOAD
[button color=”red” size=”medium” link=”https://drakorindo.pink” icon=”” target=”false” nofollow=”false”]Drakorindo.Pink[/button]

Perlu diingat mendownload film dan menonton online merupakan pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). pastikan telah berlangganan pada salah satu penyedia resmi {viki, viu indonesia} sebelum mendownload. jika ada pengajuan copyright akan kami hapus konten terkait. terimakasih

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.